Manusia adalah insan yang memiliki karakteristik untuk selalu berpikir, dimana berpikir adalah sarana untuk menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan mengenai kehidupan dan kebenaran. Hakikatnya, kehidupan manusia itu menjadi rangkaian peristiwa yang akan menyusun sejarah kemanusiannya sehingga menemukan arti. Peristiwa ini disempurnakan dengan bumbu penyedap berupa permasalahan-permasalahan yang didesain untuk menjadikan manusia berusaha menyelesaikannya, sehingga ketika ia telah berhasil melewati suatu masalah ia akan naik ke jenjang yang lebih tinggi.
Permasalahan hidup datang dari banyak arah di sekitar kita. Stres, kekerasan, bentrok antar warga, premanisme yang merajalela, bencana alam, hingga permasalahan korupsi dan …
Senin, 6 April 2009, pada pukul 15.00 WIB adalah waktu yang ditentukan bagi para peminat kunjungan FLP Yogyakarta (selanjutnya disebut FLP YK) ke Penerbit Bentang Pustaka (selanjutnya disebut Bentang) untuk berkumpul di Masjid Kampus UGM. Bertolak dari masjid nan megah tersebut pada sekitar pukul 16.00 WIB, bersama-sama kami menuju ke Bentang yang terletak di sisi kanan Jalan Pandega Padma dari arah Ring Road Utara. Nomornya? Terpahat logo Bentang di dinding pagar rumah yang dijadikan markas penerbit novel
Sebuah perjalanan panjang telah dilalui oleh sebuah pedati bernama FLP Yogyakarta. Dua tahun sudah sejak amanah itu mulai berjalan, dua tahun itu pula banyak tempat yang disinggahi dengan tangis…air mata…tawa…canda.
Tepatnya hari ini 27 Desember 2008 perjalanan pedati itu akan sampai pada tujuannya, sebuah pertanggungjawaban.
Hari ini, sabtu 27 Desember 2008 Musyawarah Wilayah FLP Yogyakarta akan dilaksanakan.
Disinilah proses, disinilah barisan mujahid pena akan dibangun untuk perjalanan pedati dua tahun kedepan. Sebuh Tema…”Merajut Ukhuwah Sembari Berdakwah” sebuah tema yang mengguratkan titipan jiwa para penulis FLP.
FLP Yogyakarta, dua tahun sudah berrjalannya amanah. Dan …
Ada rasa excited setiap Open Recuitment angkatan baru FLP Yogya, tak pernah sepi peminat. Alhamdulillah, ternyata semangat menulis dan berkarya orang Jogja belum pudar ya. Dan dakwah lewat tulisan pun sepertinya tidak akan kekurangan kader untuk saat ini. Subhanallah.
Namun kami, pengurus FLP Yogyakarta, merasa bertanggung jawab terhadap perkembangan kualitas setiap anggota FLP Yogyakarta. Sebuah amanah yang tidak ringan tentunya. Maka dengan segala keterbatasan, dari tahun ke tahun FLP Yogyakarta tidak merekrut sebanyak-banyaknya anggota, melainkan sedikit saja. Tentunya dengan harapan, dengan yang sedikit ini dapat lebih fokus dan lebih mudah dalam …